Search
  • Grand Pangandaran

GRAND PANGANDARAN:WUJUDKAN KOTA PESISIRTERKEMUKA DI SELATANJAWA BARAT

Dalam kurun dua tahun terakhirini, warga Pangandaran utamanya diKecamatan Pangandaran sumringah. Tak hanya warga setempat, pelaku usaha dibidang pariwisata yang meramaikan Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran dari berbagai daerah yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata setempat semakin didukung usahanya mengais rejeki dari kegiatan pariwisata. Wisatawanpun semakin berbondong-bondong mengunjungi wajah baru Pangandaran yang semakin ditatarapih. Itulah perwujudan dari rencana yang dijalankan.


Sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi (RTRWP)Jawa Barat, Kabupaten Pangandaran diproyeksikan menjadi sebuah pusat kegiatan wilayah (PKW) alam perspektif fungsi perkotaan. Sebagai salah satu wilayah pengembangan (WP) dari 6 (enam) wilayah-wilayah pengembangan yang wajib diwujudkan diprovinsi ini, Kabupaten Pangandaran memiliki tema pengembangan yang didorong sebagai pusat kegiatan wilayah dan memajukan kabupaten ini sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional. Hal ini sudah harus berproses hingga tahun 2029 sesuai rentang waktu berlakunya Peraturan Daerah tentang RTRWP Jawa Barat, dalam Perda Provinsi Jawa Barat No.22 Tahun 2010.

Adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang kala itu menikmati keindahan Pantai Waikiki, Hawaii, beberapa bulan sebelum pembangunan wajah baru Pangandaran dilaksanakan. Beliau berenang bersama salah satu asistennya setelah memenuhi undangan seminar pembangunan kota.


Melihat indah dan hebatnya Waikiki dipesisir Hawaii, Kang Emil, sapaan populer Ridwan Kamil, mengatakan bahwa ia akan mengembangkan Pangandaran seperti Waikiki Beach. Sempat diragukan salah satu asistennya, ternyata impian itu bisa diwujudkan. Pembangunan wajah baru Pangandaranpun dilaksanakan setahun setelahnya, yakni pada 2019. Waikiki adalah sebuah kota pesisir dengan gedung menjulang yang kebanyakan adalah hotel-hotel. Kota pesisir ini ramai dengan toko-toko surfingshops karena terkenal dengan pantai peselancar. Toko busana modern dan restoran mewah serta gedung pertunjukan budaya, lengkap tersedia disepanjang pantai. Disanapun terdapat aquarium besar dan kebun binatang yang memiliki koleksi flora dan fauna lengkap. Seperti itulah visi Grand Pangandaran yang tertuang dalam master plannya dan menjadi satu pandangan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.


Alip Joko Surajiyanto, Direktur Utama Grand Pangandaran, mengatakan bahwa Grand Pangandaran akan menjadi sebuah kota pesisir paling terkemuka dipesisir selatan Jawa Barat. Dengan lahan tanah yang memanjang seluas hampir 200 hektar dikawasan utama pariwisata Pangandaran, kawasan Grand Pangandaran memiliki posisi strategis dan premium untuk pembangunan berbagai fasilitas tingkat dunia yang ingin diwujudkan oleh pemerintah. Maka dari itu, Grand Pangandaran dengan hati-hati melakukan pengembangan agar semua sesuai rencana besar.


Senada, Manager Marketing Grand Pangandaran, Benny Wisancahyadi, menambahkan bahwa gambaran Grand Pangandaran dimasa yang akan datang adalah seperti halnya Kawasan Nusa Dua Bali dipadukan dengan Kawasan Legian dan sekitarnya. Dengan demikian, Pangandaran akan menjadi satu kawasan terpadu bagi kepentingan pariwisata belanja, kuliner, MICE, dan hiburan keluarga yang paling terkemuka.

Rencana terbaik adalah rencana yang diwujudkan. Maka dari itu, dalam mendukung kebijakan dan strategi pemerintah didalam pembangunan wilayah, utamanya di Provinsi Jawa Barat, Grand Pangandaran dengan sumber dayanya melakukan sinkronisasi strategi dan program sehingga master plan yang dikembangkan Grand Pangandaran dapat sejalur dengan program pemerintah. Hal ini penting dilakukan karena pemerintah akan memanifestasikan programnya melalui pembangunan infrastruktur dan aksesibilitas termasuk perizinan yang memudahkan pembangunan, dan Grand Pangandaran berinvestasi dikawasan dalam wilayah yang dibangun agar hasil kerja sama pemerintah swasta ini memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat.(K-AM)

98 views0 comments