Jembatan Sodongkopo Ikon Baru Pangandaran, Wujud Nyata Percepatan Pembangunan Jabar Selatan.
- marketing gp
- 6 days ago
- 2 min read
Jembatan Sodongkopo kini tengah menjelma jadi ikon baru Kabupaten Pangandaran yang menarik perhatian wisatawan dan warga lokal. Terletak di Desa Kondangjajar dan Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, jembatan ini membentang gagah di atas Sungai Cijulang, menghubungkan akses dari Bandara Nusawiru menuju kawasan wisata Pantai Batukaras. Berada di lintasan jalur wisata pantai selatan Jawa Barat, lokasi strategisnya membuat jembatan ini cepat dikenal sebagai landmark yang menjanjikan kemudahan perjalanan bagi pengunjung yang ingin mengeksplorasi keindahan Pangandaran lebih luas.

Pembangunan proyek ini bukan sekadar inisiatif lokal semata, tetapi ini adalah bagian dari arah besar pemerintah provinsi dan nasional yang tertuang dalam Perpres No. 87 Tahun 2021 tentang percepatan pembangunan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan — yang mencakup Pangandaran — untuk mempercepat penyediaan infrastruktur serta peningkatan investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Jembatan Sodongkopo memberikan dampak langsung terhadap aksesibilitas dan konektivitas antar destinasi wisata seperti Pantai Batuhiu, Pantai Batukaras, hingga Pantai Madasari. Sebelumnya, perjalanan dari Bandara Nusawiru ke Pantai Batukaras memakan waktu hingga sekitar 35 menit karena harus melalui rute memutar melewati Green Canyon. Dengan hadirnya jembatan ini, durasi tersebut diperkirakan bisa dipangkas menjadi hanya sekitar 5 menit,
Secara teknis, Jembatan Sodongkopo dirancang sebagai jembatan rangka baja pelengkung (steel arch bridge) dengan panjang bentang sekitar 140 meter dan badan jalan selebar 7 meter, ditambah jalur pedestrian di kiri kanan yang masing-masing memberi ruang bagi pejalan kaki atau wisatawan yang ingin menikmati suasana sungai dan jika beruntung bisa menyaksikan panorama sunset Pangandaran. Dengan desain jembatan tanpa pilar di tengah sungai membuat struktur jembatan sodongkopo tampak lebih megah sekaligus menjadi daya tarik baru yang menjanjikan untuk konten foto dan pengalaman unik bagi wisatawan.
Tidak kalah membanggakan akses jalan menuju jembatan dibangun dengan kualitas aspal yang mulus dan lebar. Nilai visual kawasan semakin kuat dengan hadirnya Penerangan Jalan Umum (PJU) khas Jawa Barat, yang menjadi ciri pembangunan infrastruktur era Gubernur Dedi Mulyadi dan memberikan rasa aman serta estetika di malam hari.

Harapannya, kehadiran Jembatan Sodongkopo tak hanya memudahkan mobilitas tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, pariwisata akan semakin berkembang, investasi meningkat, dan Pangandaran kian mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan yang maju, berdaya saing dan menjadi kota pariwisata yang berkelas Dunia.




Comments