Search
  • Grand Pangandaran

Melihat Keseruan Anak Pantai Pangandaran Surfing di Tengah Hujan Badai


Foto: Faisal Amiruddin

Reposted by Grand Pangandaran from DETIKNEWS: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4855428/melongok-keseruan-anak-pantai-pangandaran-surfing-di-tengah-hujan-badai





Musim hujan seperti sekarang ini menjadi 'surga' bagi anak Pantai Pangandaran. Saat hujan deras seperti Kamis (9/1/2020) sore kemarin, bukannya berteduh mereka malah datang bergerombol ke arah pantai barat. Menenteng papan selancar mereka bersiap "menunggangi" ombak.


Inilah saatnya anak-anak pantai bersenang-senang. Laut pasang ombak besar justru saat yang tepat untuk berlatih olahraga ekstrem tersebut. Meliuk-liuk melakukan manuver di atas papan. Meski terkadang jatuh lalu tergulung ombak.


"Di sini memang tempat nongkrong sekaligus spot surfing bagi anak-anak pantai Pangandaran," kata Dani Ule Ramdani, Ketua Pangandaran Batumandi Surfing Club (PBMSC).


Lokasinya di pantai barat Pangandaran, tepat di depan hotel Malabar. Hampir setiap sore mereka berkumpul menikmati senja di pantai. Jika ombak bagus, mereka turun berlatih. Jika ombak landai, mereka hanya sekedar ngopi-ngopi atau sebagian ada yang melatih peselancar pemula. Jangan khawatir, anak-anak surfing pantai Pangandaran ramah-ramah.


"Anak-anak muda yang tertarik belajar surfing bisa bergabung bersama kami. Kita belajar bareng-bareng di sini. Surfing itu menyenangkan," kata Dani.


Jika ingin berselancar didampingi pelatih cukup merogoh kocek Rp 250 ribu. Selama 3 jam, akan dilatih cara berselancar. Rata-rata setelah ikut pelatihan itu, minimal sudah bisa berdiri berselancar di atas ombak.


Jika ingin lebih hemat, cukup menyewa papan selancarnya saja seharga Rp 75 ribu. Untuk mengetahui cara-caranya bisa nyontek di YouTube atau melihat peselancar lain.


"Ada khusus papan untuk pemula. Ukurannya lebih besar dan dibalut spon," kata Dani. Papan besar tujuannya agar lebih stabil ketika dinaiki. Dibalut spon agar tidak licin dan untuk menekan risiko benturan seandainya jatuh.


Teknik dasar surfing sendiri diawali dengan menangkap ombak. Caranya telungkup di atas papan membelakangi ombak. Saat ombak sudah dekat, kita mengayuh perlahan. Setelah ombak menerjang, kayuh papan agar selaras dengan kecepatan ombak. Kemudian setelah papan terasa ikut terdorong, stop mengayuh lalu bersiap take off.


"Take off itu gerakan dari telungkup sampai berdiri. Kebanyakan pemula menganggap itu bagian tersulit. Karena harus bergerak cepat tapi harus tetap menjaga keseimbangan," kata Dani.


Anak-anak surfing yang tergabung dalam PBMSC ada sekitar 60 orang dengan latar belakang yang beragam. Ada pelajar, mahasiswa, tour guide, pekerja swasta dan lainnya. Setiap tahun mereka punya event kompetisi rutin yaitu Pangandaran Beach Break Competion. "Biasanya kami gelar bulan Agustus, tapi tergantung kondisi ombak juga sih," kata Dani Ule.


(ern/ern)

11 views

(0265) 630567

©2019 Grand Pangandaran. Proudly created by Inisago.